Detail Berita

Foto

SD IT Annida Sokaraja Buat Video Mitigasi Gempa Bumi untuk Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Edukasi Siaga Bencana Sejak Dini

Sokaraja - Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2026, BPBD Kabupaten Banyumas mengedarkan himbauan kepada seluruh instansi pendidikan untuk melaksanakan simulasi evakuasi mandiri bencana gempa bumi. Menindaklanjuti hal tersebut, SD IT Annida Sokaraja turut berpartisipasi aktif dengan membuat video mitigasi bencana gempa bumi yang dilaksanakan pada Senin, 27 April 2026 pukul 09.00–10.00 WIB di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen sekolah dalam membangun budaya sadar bencana sejak usia dini. Video mitigasi tersebut diproduksi oleh Tim Media SD IT Annida Sokaraja yang terdiri dari Ustadzah Mukharomatul Jannah, S.Pd.Gr., Ustadzah Rizqie Azizah Nuramanah, S.Pd.Gr., dan Ustadzah Nadiya Setya Indriyani, S.Pd.Gr. Adapun sampel simulasi diperankan langsung oleh wali kelas 3, Ustadzah Widi Astuti, S.Pd.Gr., bersama ananda kelas 3 As-Salam SD IT Annida Sokaraja dengan pengarahan dan pengawasan dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ustadz Nailurrobikh, S.Pd.

Simulasi ini mengangkat tema nasional Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2026 yaitu “Siap Untuk Selamat” dengan subtema “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana.” Dalam pelaksanaannya, ananda diajarkan langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi melalui metode “Drop, Cover, Hold On”, yakni berlindung di bawah meja, melindungi kepala, serta bertahan hingga situasi aman.

Suasana simulasi berlangsung tertib dan edukatif. Saat sirine dibunyikan, ananda dengan sigap mengikuti instruksi ustadzah untuk berlindung di bawah meja sambil melindungi kepala menggunakan tas sekolah. Setelah kondisi dinyatakan aman, peserta simulasi diarahkan menuju titik kumpul dengan tertib tanpa berlari maupun saling mendorong. Kegiatan kemudian diakhiri dengan pendataan peserta dan evaluasi singkat sebagai bagian dari pembelajaran kesiapsiagaan bencana.

Video mitigasi bencana ini selanjutnya diunggah melalui media sosial resmi SD IT Annida Sokaraja seperti Instagram, TikTok, dan YouTube sebagai sarana edukasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam sejak dini. Langkah ini juga sejalan dengan arahan BPBD Kabupaten Banyumas agar setiap lembaga mendokumentasikan kegiatan simulasi dalam bentuk video maupun foto sebagai bentuk pelaporan kegiatan HKB 2026.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SD IT Annida Sokaraja, Ustadz Nailurrobikh, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pembuatan video, namun bagian dari pendidikan karakter dan keselamatan bagi peserta didik.

“Mitigasi bencana harus dikenalkan sejak dini agar ananda memiliki kesiapan, ketenangan, dan kemampuan melindungi diri ketika terjadi keadaan darurat. Kami ingin membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah sehingga ananda tidak panik dan mampu mengikuti prosedur keselamatan dengan baik. Semoga video ini juga bisa menjadi media edukasi bagi masyarakat luas,” ungkap beliau.

Koordinator Tim Media SD IT Annida Sokaraja, Ustadzah Mukharomatul Jannah, S.Pd.Gr., juga menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya proses produksi video dengan lancar.

“Kami berupaya menyajikan video yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga edukatif dan mudah dipahami anak-anak. Harapannya, pesan kesiapsiagaan bencana dapat tersampaikan dengan baik melalui media sosial sekolah dan mampu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya simulasi evakuasi mandiri,” jelasnya.

Sementara itu, wali kelas 3 As-Salam, Ustadzah Widi Astuti, S.Pd.Gr., menyampaikan kesan positif selama kegiatan berlangsung.

“Ananda sangat antusias mengikuti simulasi ini. Mereka belajar bagaimana tetap tenang, melindungi diri, dan mengikuti arahan guru saat terjadi gempa bumi. Kegiatan seperti ini sangat penting karena melatih kesiapan dan kedisiplinan anak-anak dalam menghadapi situasi darurat,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, SD IT Annida Sokaraja berharap seluruh peserta didik semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan bencana serta mampu menerapkan langkah penyelamatan diri dengan tepat apabila terjadi gempa bumi maupun kondisi darurat lainnya. 🌍✨

“Siap Untuk Selamat, Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana!”