Detail Berita

Foto

Air Mata Haru dan Mahkota Cinta: Wisuda Akhirussanah ke-XV SD IT Annida Sokaraja Menggetarkan Jiwa

Sokaraja – Suasana khidmat, penuh berkah, dan berselimut rasa haru yang mendalam menghiasi D'Garden Hall & Resto Purwokerto pada Sabtu, 6 Juni 2026. SD Islam Terpadu Annida Sokaraja sukses menggelar agenda akbar tahunan: Akhirussanah, Perpisahan, dan Pelepasan ke-XV Siswa-Siswi Kelas VI Tahun Pelajaran 2025/2026.

Acara yang menandai berakhirnya enam tahun masa menuntut ilmu ini tidak sekadar menjadi ritual perpisahan biasa, melainkan sebuah momentum pembuktian karakter, capaian prestasi, serta ikatan cinta yang kokoh antara guru, orang tua, dan para wisudawan.

Awal yang Hangat dan Alunan Suci yang Menggetarkan

Sejak pukul 07.00 WIB, ruangan dipenuhi oleh riuh rendah persiapan dan kehadiran para wali murid yang datang dengan sejuta rasa bangga di dada. Tepat pukul 08.00 WIB, acara dibuka dengan penuh energi dan senyuman hangat oleh duo Master of Ceremony (MC), Ustadz Nailurrobikh, S.Pd. dan Ustadzah Yuli Ernawati, S.Pd.I. Suasana seketika berubah menjadi syahdu dan menyentuh hati saat langkah kaki para wisudawan mulai memasuki ruangan.

Suasana semakin bergetar ketika Ananda Kanaya Aifa Maritza maju untuk melantunkan Ayat Suci Al-Qur’an. Suara indahnya yang fasih mengalun, mengetuk pintu-pintu hati setiap hadirin, membawa ketenangan sekaligus rasa syukur yang mendalam ke dalam ruangan acara. Setelah itu, seluruh hadirin berdiri tegak menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” yang dipandu dengan penuh khidmat oleh Ustadzah Nadiya Setya Indriyani, S.Pd.Gr.

Untaian Doa dan Motivasi dalam Sambutan Islami

Memasuki sesi sambutan, mimbar dipenuhi oleh pesan-pesan moral dan spiritual yang mendalam, diawali oleh laporan Ketua Panitia hingga pesan dari para pimpinan lembaga:

- Sambutan Ketua Panitia (Ustadzah Rizqie Azizah Nuramanah, S.Pd.Gr.):

"Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah mengizinkan kita berkumpul dalam majelis yang penuh berkah ini. Enam tahun lalu, Bapak dan Ibu menitipkan permata hati di sekolah kami, dan hari ini, dengan rasa bangga bercampur haru, kami kembalikan ananda semua yang telah tumbuh menjadi generasi pencinta Al-Qur'an. Terima kasih atas seluruh dedikasi panitia, ustadz-ustadzah, serta kerja sama komite dan wali murid yang luar biasa sehingga acara ke-XV ini dapat terlaksana dengan indah. Semoga Allah membalas kebaikan antum semuanya dengan pahala mengalir."

- Sambutan Kepala Sekolah (Ustadz Yusuf Sabiq Zaenudin, S.Pd.I.):

"Bismillahirrohmanirrohim. Alhamdulillahi rabbil 'alamin. Selamat kepada seluruh ananda kelas 6 yang telah menyelesaikan satu anak tangga perjuangan. Pesan ustadz kepada kalian semua: jadilah seperti pohon yang akarnya kokoh menancap di bumi dan cabangnya menjulang ke langit. Di mana pun kalian berada nanti, teruslah jaga shalat, jaga hafalan, dan pertahankan kebiasaan-kebiasaan baik yang selama ini kita pupuk di SD IT Annida. Menuntut ilmu adalah kewajiban yang tak kenal batas waktu, jangan pernah bosan, jangan pernah malas, karena Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang berilmu."

- Sambutan Ketua Yayasan Annida Purwokerto (Dr. Ir. Sudiati, M.S.I.):

"Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Masya Allah, melihat wajah-wajah bersih ananda hari ini, saya melihat masa depan umat yang gemilang. Perlu Ibu sampaikan untuk memotivasi ananda semua, mayoritas lulusan SD IT Annida terbukti menjadi pribadi yang sukses di jenjang berikutnya—ada yang kini berjuang menjadi dokter, hingga menempuh kuliah di luar negeri. Kuncinya hanya satu: kuasai ilmu dan kuatkan iman. Jangan pernah takut bermimpi besar. Jika Allah mengizinkan, kejarlah ilmu sejauh mungkin, bahkan hingga ke luar negeri. Mintalah rida orang tua kalian di setiap langkah."

- Sambutan Ketua Komite (Diwakilkan oleh Bunda Eka Prabawati):

"Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kami dari jajaran komite sekolah mengucapkan selamat atas kelulusan ananda kelas 6 tercinta. Kami juga ingin menegaskan bahwa komite akan selalu membuka pintu lebar-lebar, bersinergi, dan siap bekerja sama menyokong setiap program kebaikan yang diselenggarakan oleh pihak sekolah demi kemajuan pendidikan anak-anak kita."

Sesi Ikrar, Sinergi Parenting, dan Tangis Haru Orang Tua

Suasana haru kian memuncak pada momen ikrar serah terima anak. Mewakili wali murid saat prosesi penyerahan kembali, Ayahanda Anindyta Gaia Dwi Salsabila menyampaikan rasa terima kasihnya yang tak terhingga, "Kami serahkan kembali anak-anak kami dengan rasa hormat, terima kasih atas kesabaran tanpa batas ustadz dan ustadzah selama 6 tahun ini, serta mohon maaf atas segala kekhilafan anak-anak kami."

Sementara itu, dalam sambutan perwakilan wali murid kelas 6, Ayahanda Naqib Arfan Assajid—yang juga merupakan seorang praktisi di bidang parenting—menyampaikan rasa terpukau dan antusiasmenya terhadap konsep acara. Beliau mengingatkan poin krusial mengenai kesinambungan pendidikan, "Pendidikan karakter anak tidak boleh berhenti di gerbang sekolah. Sinergi dan kolaborasi yang utuh antara teladan orang tua di rumah dan bimbingan guru di sekolah adalah kunci utama dalam membentuk jiwa anak secara paripurna."

Panggung Prestasi dan Ragam Bahasa dari Sang Lulusan

SD IT Annida Sokaraja juga mengumumkan deretan siswa terbaiknya. Pada penghargaan akademik, Tabina Annaja Putriwisnu berhasil meraih Peringkat 1 dengan rata-rata nilai mengagumkan 93,26, disusul ketat oleh Anindyta Gaia Dwi Salsabila di Peringkat 2 (93,23), Lathifa Kumaladewi & Zivana Azka Shakila di Peringkat 3 (92,90), Putri Shafiyyah Hanan Rashmara di Peringkat 4 (92,23), dan Aqila Astagina Zhafirah di Peringkat 5 (86,71). Di bidang non-akademik, apresiasi tinggi diberikan kepada Zivana, Gaia, Lathifa, dan Hazard Aqila Zia Sandhi atas capaian gemilang mereka di bidang kepramukaan, tilawah, hingga bela diri Taekwondo.

Keberagaman bakat siswa kian tampak saat perwakilan kelas 6 menyampaikan pesan kesan mereka dalam tiga bahasa yang berbeda secara memukau: Ananda Lathifa Kumaladewi dengan kelancaran bahasa Inggrisnya, Zivana Azka Shakila yang fasih berbahasa Arab, serta Putri Shafiyyah Hanan Rashmara yang membawakannya dengan bahasa Jawa yang santun dan adiluhung. Ungkapan cinta tersebut kemudian disambut hangat oleh perwakilan adik kelas, Ananda Alyana Rafailah Yasmine (Kelas 5 Al-Ghaffar), yang mendoakan agar kakak-kakak kelasnya selalu menemui kesuksesan di masa depan.

Khataman, Uji Hafalan, dan Mahkota untuk Ayah-Bunda

Puncak emosi dari seluruh rangkaian acara ini terjadi saat sesi Khataman dan Uji Hafalan (Tasmi') Al-Qur'an. Tujuh siswa penghafal Al-Qur'an dengan predikat Mumtaz—Muhamad Farih Haidar Aly, Lathifa Kumaladewi, Zivana Azka Shakila, Putri Shafiyyah Hanan Rashmara, Aqila Astagina Zhafirah, Tabina Annaja Putriwisnu, dan Anindyta Gaia Dwi Salsabila—maju ke depan. Mereka diuji secara acak melalui metode sambung ayat oleh ustadz-ustadzah serta orang tua mereka sendiri. Ketepatan tajwid dan kelancaran hafalan mereka membuat ruangan dipenuhi isak tangis kagum.

Tepat saat lagu “Hafidz Qur’an” mulai dikumandangkan, para wisudawan berjalan perlahan mendekati orang tua masing-masing. Diiringi tetesan air mata yang tak lagi bisa dibendung, ananda menyematkan mahkota tiruan di kepala ayah dan ibundanya—sebuah simbol janji suci bahwa mereka siap memberikan mahkota kemuliaan yang sesungguhnya di akhirat kelak. Pelukan hangat, tangis haru yang pecah, dan bisikan doa keselamatan dari orang tua menyelimuti seisi ruangan, menciptakan atmosfer spiritual yang begitu magis dan menyentuh kalbu.

Acara kemudian dipuncaki dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadz Yusuf Sabiq Zaenudin, S.Pd.I., memohonkan keberkahan bagi masa depan anak-anak dan keteguhan iman mereka. Prosesi akhirussanah ini pun ditutup dengan sesi bersalam-salaman penuh kekeluargaan antara siswa, orang tua, dan seluruh ustadz-ustadzah.

✨ Tagline SD IT Annida Sokaraja ✨

“Lulus dengan Akhlak, Melangkah dengan Al-Qur'an, Menggapai Dunia Bersama SD IT Annida Sokaraja!”