Detail Berita
Dari Penguatan Tilawati hingga Strategi Wali Kelas "NORAK", In-House Training Part 2 Menjadi Momentum Melahirkan Pendidik yang Profesional, Inovatif, dan Berdampak
Inovasi Tak Pernah Berhenti: SD IT Annida Sokaraja Cetak Guru Berkualitas, Siapkan MPLS Ramah yang Menginspirasi
"Sekolah hebat tidak dibangun dalam semalam. Ia tumbuh dari guru-guru yang setiap hari mau belajar, memperbaiki diri, dan tidak pernah lelah berinovasi."
Sokaraja, 8 Juli 2026 - Semangat itulah yang terasa begitu kuat di lingkungan SD IT Annida Sokaraja pada Rabu, 8 Juli 2026, saat seluruh ustadz dan ustadzah mengikuti In-House Training Part 2 & Persiapan Tahun Ajaran Baru 2026 bertajuk "Profesionalisme Pendidik: Memperkuat Metode Tilawati dan Optimalisasi Pembentukan Karakter (MPLS) 2026."
Alhamdulillāh, rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh semangat, sukses, lancar, dan sarat inspirasi. Setelah sehari sebelumnya para guru memperkuat kompetensi ibadah, teknologi pembelajaran, dan Tilawati, kali ini fokus diarahkan pada penguatan kepemimpinan wali kelas, peningkatan mutu pembelajaran Al-Qur'an, serta pemantapan pelaksanaan MPLS Ramah 2026.
Hari itu bukan hanya tentang mengikuti pelatihan. Hari itu adalah tentang membangun budaya baru: budaya guru pembelajar yang siap berubah, siap berkolaborasi, dan siap menghadirkan pelayanan pendidikan terbaik bagi setiap ananda.
Menjadi Wali Kelas yang "NORAK": Filosofi Kepemimpinan yang Menginspirasi
Dalam sesi pembekalan, Kepala SD IT Annida Sokaraja, Ustadz Yusuf Sabiq Zaenudin, S.Pd.I., menyampaikan materi yang mengundang antusiasme seluruh peserta melalui akronim yang unik sekaligus mudah diingat, yaitu NORAK.
Beliau menegaskan bahwa setiap wali kelas harus menjadi sosok yang "NORAK", bukan dalam makna negatif, tetapi sebagai filosofi kepemimpinan yang harus dimiliki oleh seorang pendidik.
N adalah Narasi.
Seorang wali kelas harus mampu membangun narasi yang positif, menghadirkan visi, ide, dan cerita yang mampu menghidupkan semangat belajar peserta didik. Kelas yang hebat lahir dari guru yang mampu menciptakan suasana penuh harapan, inspirasi, dan kebahagiaan.
O adalah Orasi.
Guru harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Cara berbicara kepada peserta didik maupun orang tua harus santun, hangat, jelas, dan menyentuh hati. Pesan yang baik akan mudah diterima ketika disampaikan dengan bahasa yang penuh hikmah.
R adalah Relasi.
Pendidikan tidak dapat berjalan sendiri. Guru perlu membangun jejaring yang kuat dengan orang tua, rekan sejawat, masyarakat, serta berbagai pihak yang mampu mendukung tumbuh kembang peserta didik. Kolaborasi yang baik akan melahirkan pendidikan yang luar biasa.
A adalah Aksi.
Guru tidak boleh berhenti pada perencanaan. Setiap tantangan harus direspons dengan tindakan nyata, setiap masalah harus ditindaklanjuti, dan setiap peluang harus diwujudkan menjadi program yang berdampak bagi ananda.
K adalah Kolaborasi.
Keberhasilan sekolah adalah hasil kerja bersama. Tidak ada prestasi besar yang lahir dari kerja individu. Guru harus saling menguatkan, saling melengkapi, dan bergerak dalam satu visi untuk menghadirkan sekolah yang semakin unggul.
Dalam pesannya, beliau juga menyampaikan bahwa guru yang hebat bukan hanya mampu mengajar, tetapi mampu menggerakkan hati, membangun kepercayaan, serta menjadi inspirasi bagi peserta didik dan orang tua.
Selain itu, beliau mengumumkan bahwa hasil Quality Control Tilawati akan menjadi salah satu indikator dalam menentukan amanah Koordinator Tilawati SD IT Annida Sokaraja, sehingga seluruh guru diharapkan mengikuti proses penilaian dengan sungguh-sungguh sebagai bagian dari ikhtiar meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur'an.
Menjaga Mutu Al-Qur'an, Menjaga Amanah Pendidikan
Sesi berikutnya dipandu oleh Koordinator Tilawati, Ustadzah Mukharomatul Jannah, S.Pd.Gr., yang menyampaikan bahwa peningkatan mutu pembelajaran Al-Qur'an harus selalu diawali dari peningkatan kualitas guru.
Beliau menjelaskan bahwa kegiatan Tilawati Quality Control & Enhancement bertujuan menyamakan persepsi seluruh guru mengenai metode Tilawati, memperbaiki teknik pembelajaran, memperkuat penguasaan tajwid, makhraj, irama, ketukan, serta menghadirkan strategi pembelajaran Al-Qur'an yang lebih efektif dan menyenangkan.
"Mengajar Al-Qur'an adalah amanah yang sangat mulia. Karena itu, kita tidak boleh merasa cukup. Setiap guru harus terus memperbaiki bacaan, memperindah penyampaian, dan menjaga kualitas agar setiap huruf yang diajarkan menjadi cahaya bagi peserta didik dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir."
Selanjutnya, seluruh ustadz dan ustadzah mengikuti proses Quality Control Tilawati secara bergantian mulai dari jilid 1 hingga jilid 6 bersama tim penilai.
Suasana berlangsung penuh semangat sekaligus menjadi ajang refleksi bahwa seorang guru Al-Qur'an harus senantiasa belajar sepanjang hayat.
Amanah Baru untuk Melayani Al-Qur'an
Momen haru menyelimuti ruangan ketika diumumkan bahwa amanah Koordinator Tilawati SD IT Annida Sokaraja kini diserahkan kepada Ustadzah Qoni Ruqoyah, S.Pd.
Prosesi serah terima jabatan dari Ustadzah Mukharomatul Jannah, S.Pd.Gr. kepada Ustadzah Qoni Ruqoyah, S.Pd. berlangsung sederhana namun penuh makna sebagai simbol estafet perjuangan dalam menjaga kualitas pembelajaran Al-Qur'an di SD IT Annida Sokaraja.
Dalam sambutan perdananya, Ustadzah Qoni Ruqoyah menyampaikan rasa syukur sekaligus amanah yang besar.
"Bismillāhirraḥmānirraḥīm. Amanah ini bukanlah penghargaan, tetapi tanggung jawab yang harus dijalankan bersama. Saya yakin kualitas Tilawati tidak dibangun oleh satu orang, melainkan oleh seluruh guru yang memiliki semangat belajar dan cinta kepada Al-Qur'an. Mari kita saling menguatkan agar pembelajaran Tilawati di SD IT Annida Sokaraja semakin berkualitas, menyenangkan, dan melahirkan generasi Qur'ani yang unggul."
MPLS Ramah Dimulai dari Guru yang Ramah
Memasuki sesi terakhir, seluruh peserta mengikuti koordinasi dan pemantapan MPLS Ramah 2026 yang dipimpin oleh Ketua Panitia, Ustadzah Rizqie Azizah Nuramanah, S.Pd.Gr.
Beliau mengajak seluruh panitia menjadikan MPLS bukan sekadar kegiatan penyambutan peserta didik baru, tetapi sebagai pengalaman pertama yang menyenangkan, aman, ramah, dan membekas di hati setiap ananda.
"Ananda akan mengingat hari pertama mereka di sekolah sepanjang hidupnya. Karena itu, mari kita hadirkan MPLS yang penuh senyum, penuh kasih sayang, kreatif, edukatif, dan membangun rasa percaya diri mereka. Tidak ada panitia yang bekerja sendiri. Kita sukses apabila saling membantu, menjaga komunikasi, memperkuat solidaritas, dan menghadirkan inovasi dalam setiap rangkaian kegiatan."
Melalui koordinasi tersebut, berbagai persiapan teknis, pembagian tugas, hingga penyempurnaan konsep kegiatan disusun secara matang agar pelaksanaan MPLS Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027 mampu menjadi wajah pertama SD IT Annida Sokaraja yang membanggakan.
Bertumbuh Bersama, Menginspirasi Bersama
In-House Training Part 2 menjadi bukti bahwa peningkatan mutu sekolah tidak hanya dilakukan melalui pembaruan program, tetapi juga melalui pembaruan cara berpikir, budaya kerja, dan semangat melayani.
Ketika guru terus belajar, sekolah akan terus berkembang.
Ketika guru terus berinovasi, peserta didik akan semakin percaya diri menghadapi masa depan.
Ketika guru bersatu dalam visi yang sama, maka keberkahan akan mengiringi setiap langkah perjuangan.
Dengan semangat kolaborasi, profesionalisme, inovasi, dan nilai-nilai Islam, keluarga besar SD IT Annida Sokaraja siap menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan tekad baru untuk menghadirkan pendidikan yang lebih berkualitas, lebih humanis, dan lebih menginspirasi.
Semoga Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah perjuangan para pendidik, menguatkan hati dalam mendidik, meluruskan niat dalam mengabdi, serta menjadikan setiap ilmu yang diajarkan sebagai amal jariyah yang terus mengalir hingga akhir hayat.
✨ Tagline
"Terus Belajar, Terus Berinovasi, Terus Menginspirasi. Bersama Membangun Guru Profesional, Menguatkan Generasi Qur'ani, dan Menebarkan Keberkahan untuk Negeri."